Selasa, 24 Juli 2012

ISU Dan TREND Dalam KEPERAWATAN MEDIKAL-BEDAH

Seluruh bidang pelayanan kesehatan sedang berubah dan tidak satupun perubahan yang berjalan lebih cepat dibandingkan yang terjadi di bidang perawatan akut. Di sini, perawat memberikan bantuan langsung baik untuk pasien maupun keluarga yang menghadapi penyakit atau cedera. Hal ini memberikan suatu tantangan yang sangat menyenangkan dan nyata bagi perawat.
Tanggung jawab untuk mengkoordinasikan perawatan ini membutuhkan perencanaan dan pencatatan yang yang dengan jelas mengidentifikasi masalah-masalah dan intervensi-intervensi, juga perencanaan perawatan kesehatan jangka pendek dan panjang untuk individu dan keluarga.
Di bidang perawatan yang tengah berubah ini, apakah yang bakal terjadi? Pada tahun 1989, kami mencatat tujuh trend utama yang kami yakin akan mempunyai dampak berkepanjangan pada perawatan dan perawatan pasien, yaitu:
  1. Penurunan biaya perawatan kesehatan
  2. Perhitungan biaya Asuhan Keperawatan
  3. Pengurangan lamanya dirawat
  4. Peningkatan kepercayaan terhadap teknologi tinggi
  5. Kebutuhan akan pengetahuan keperawatan tahap lanjut
  6. Kebutuhan akan kolaborasi dan komunikasi
  7. Inovasi dalam perencanaan perawatan melalui komputerisasi
Mereka yang memantau kecenderungan ini (juga staf perawat yang memberikan perawatan langsung) dapat membuktikan bahwa kecenderungan ini telah benar-benar menimbulkan, dan akan terus memiliki efek yang sangat mendalam pada profesi dan praktik keperawatan.

Penurunan Biaya Perawatan Kesehatan

Implementasi dari kemungkinan reimbursemen (pengembalian uang) yang dimulai dengan pasien Medicare yang menggantikan fokus pelayanan kesehatan menjadi pembendungan biaya. Rumah sakit telah menanggapi pengurangan biaya perawatan dengan mengurangi jumlah tempat tidur dan staf.
Selain itu, meskipun perawatan pasien di rumah sakit menjadi lebih singkat, namun pasiennya lebih parah, mengakibatkan peningkatan kebutuhan Asuhan Keperawatan dan kelebihan beban kerja.
Keadaan ini telah mewajibkan bahwa keperawatan meninjau kembali standar minimum dari perawatan sementara tetap mempertahankan dan memberikan Asuhan Keperawatan yang efektif. Sebagai akibat dari perubahan ini, perawat harus berfungsi lebih efektif.
Karena belum pernah sebelumnya, rencana perawatan pasien harus mencerminkan persiapan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pasien dan standar-standar perawatan di bawah tekanan-tekanan keterbatasan waktu dan sumber daya yang lebih sedikit.
Pada tahun 1989, kami mengajukan pertanyaan : “Bagaimana penentuan pengalokasian dari sumber-sumber yang jumlahnya terbatas untuk banyak pemakai yang mungkin? Jauh di luar hal tersebut, siapa yang akan memutuskan siapa yang akan menerimakeuntungan dari pembelian dengan biaya yang langka ini?”
Pada sebagian jawaban terhadap pertanyaan itu, Asosiasi Perawat Amerika (ANA), yang berhubungan dengan  lebih dari 60 organisasi perawat lain, mengeluarkan Nursing’s Agenda for Health Care Reform (1991), sejenis agenda keperawatan untuk penyusunan pelayanan kesehatan.
Dokumen ini mengidentifikasiinti dasar dari pentingnya pelayanan asuhan kesehatan yang menurut keyakinan keperawatan harus tersedia bagi semau individu dan menunjukkan kerangka kerja untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan perawatan kesehatandan di masa mendatang. Pembaca dianjurkan untuk menghubungi ANA pada nomor telepon: 1-800-637-0323 untuk mendapatkan salinan dari Agenda tersebut dan publikasi ANA dalam bidang lainnya.

Perhitungan Biaya Asuhan Keperawatan

Perhatian profesi oleh karenanya terfokus pada biaya pemberian Asuhan Keperawatan pada pasien dalam kondisi prospektif pengembalian uang, baiaya lebih sedikit, waktu yang terbatas, dan pengurangan jumlah tempat tidur dan staf.
Perhitungan kontribusi keperawatan pada perawatan pasien dapat digunakan untuk menentukan biaya pemberian asuhan pada pasien khusus. Dengan menghitung waktu keperawatan, membutuhkan pengidentifikasian tingkat Asuhan Keperawatan yang diperlukan bagi setiap pasien, yang dapat digunakan untuk “pajak” langsung dari sumbangan pelayanan.
Pada rumah sakit-rumah sakit yang telah menarik pajak untuk pelayanan keperawatan, rencana asuhan pasien sudah merupakan bagian integral dari penyesuaian biaya Asuhan Keperawatan. Penjabaran tentang bidang keperawatan telah menjadi tantangan yang berkelanjutan sejak awalanya profesi kita.
Tentang apa dan bagaimana dari bidang keperawatantelah dijelaskan pada bagian-bagian dalam sejumlah publikasi yang telah adayang membantu operasionalisasi pekerjaan keperawatan.
Publikasi ANA tahun 1980 Nursing: A Social Policy Statement menggambarkan keperawatan sebagaidiagnosa dan tindakan dari respons manusia terhadap masalah-masalahkesehatan aktual dan potensial.
Asosiasi Diagnosa Keperawatan Amerika Utara (NANDA) mengembangkan taksonomi (1989) yang memberikan skema klasifikasi awal untuk mengkategorikan dan membuat penggolongan label-label diagnosa keperawatan. Definisi NANDA tentang diagnosa keperawatan (1990) lebih lanjut memperjelas tahap kedua proses keperawatan (mis., identifikasi masalah/diagnosa), Standar of Clinical Partice ANA, (1991) menggambarkan proses Asuhan Keperawatan pasien dan mengidentifikasi standar-standar untuk kinerja (performa) profesional (Tabel 1-1)
Kemajuan ilmu pengetahuan diteruskan dengan AHCPR (departemen kesehatan dan agensi pelayanan kemanusiaan untuk kebijakan dan penelitian pelayanan kesehatan Amerika)yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas, ketepatan, dan keefektifan pelayan asuhan kesehatan dan akses untuk pelayanan ini.
Yang pada akhirnya, pertemuan multi disiplin dari para praktisi (termasuk perawat) telah memulai proses yang sulit dalam pembatan pedoman-pedoman praktik klinik yang ditujukan untuk situasi khusus perawatan pasien.
Pedoman-pedoman ini dimaksudkan untuk membantu pemberian asuhan kesehatan dalam pencegahan, diagnosis, pengobatan, dan penatalaksanaan situasi klinik. Mereka sumber daya yang memungkinkan perawatan pasien dievaluasi, pemberi asujhan kesehatan menjalankan tanggung gugat, dan pembayaran jasa disesuaikan. Pada trbitan ini, 4 pedoman praktik klinik diterbitkan dan tersedia gratis. Keempat terbitan tersebut adalah:
  1. Penatalaksanaan Nyeri Akut: Prosedur Operatif atau Medikal dan Trauma
  2. Inkontinensia Urine pada Orang Dewasa
  3. Ulkus karena Tekanan
  4. Anemia Sel Sabit
Pada tahun 1992, Iowa Intervention Project: Nursing Interventions Clasification (NIC) juga telah mengalihkan perhatian kita pada isi dan proses Asuhan Keperawatan dengan mengidentifikasi dan menstandarisasi beberapa aktifitas perawatan langsung yang dilakukan perawat.

Bibliografi

Buku
Marilynn E. Doenges, Mary Frances Moorhouse, Alice C. Geissler: Rencana Asuhan Keperawatan: Pedoman untuk Perencanaan dan Pendokumentasian Perawatan Pasien, Ed ke-3, Alih bahasa: I Made Kariasa, S.Kep; Ni Made Sumarwati, S.Kep, Editor: Monica Ester, S.Kep; Yasmin Asih, S.Kep, 2000, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

kumpulan askep

Memuat...